Ponpes Darussalam Martapura Memulai Kegiatan Pembelajaran Hari Selasa 23 Dzulqa’dah 1441 H / 14 Juli 2020

PPD Martapura
Ahmad Mursyidi - Spanduk Protokol Kesehatan GTPP Covid-19 Pondok Pesantren Darussalam Martapura

Terkini.id, Banjar -Ponpes Darussalam Martapura memulai Kegiatan Pembelajaran hari Selasa, 23 Dzulqa’dah 1441 H / 14 Juli 2020 bertepatan dengan harlah Ponpes Darussalam Martapura yaitu 14 Juli 1914.

Pada hari Selasa (07/07/2020) siang, Pemerintah Kabupaten Banjar mengadakan diskusi bersama para Pengurus Ponpes, Forkopimda, para Kepala SKPD di Mahligai Sultan Adam Martapura yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Banjar, M Hilman.

Info Kominfo – Suasana rapat diskusi Pemda Kabupaten Banjar dan beberapa unsur terkait tentang solusi terbaik pembelajaran Ponpes di masa pandemi Covid-19
Info Kominfo – Suasana rapat diskusi Pemda Kabupaten Banjar dan beberapa unsur terkait tentang solusi terbaik pembelajaran Ponpes di masa pandemi Covid-19

Setiap pembukaan Pondok Pesantren di masa pandemi ini, diperlukan rekomendasi dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 dan setiap Pengurus Ponpes harus mengajukan surat permohonan pembukaan Ponpes dan mesti ada kesiapan menerapkan protokol kesehatan dalam proses belajar mengajar. ” ujar beliau.

Meskipun Kabupaten Banjar berada di zona merah dalam penyebaran Pandemi Covid-19 tetapi Pondok Pesantren Darussalam merasa optimis dapat melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dengan selalu mematuhi Protokol Kesehatan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Banjar.

Sebagaimana diungkapkan oleh M Jauhari perwakilan Pondok Pesantren Darussalam selaku Staf Sekretariat Ponpes tersebut ” Insya Allah tanggal 14 Juli ini kita masuk untuk belajar mengajar yang bertepatan dengan tanggal berdirinya Pondok Pesantren tersebut dengan selalu mematuhi protokol kesehatan yang telah ditetapkan.”

Sistem masuk secara bergantian. “Separo santri masuk hari pertama. Sementara separo lainnya, masuk hari berikutnya,” lanjutnya.

Beliau menegaskan jika nanti ada evaluasi atau perbaikan pihaknya siap menerima masukan dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid-19 Kabupaten Banjar.

Sementara di tempat lain salah satu Dewan Guru menerangkan tentang sistem itu “Dalam satu kelas umpama 80 Santri berarti 40 Santri hari ini, esoknya 40 Santri, begitu selanjutnya selama seminggu, berarti dalam seminggu setiap santri hanya turun 3 hari.”

Sementara untuk pembagian setiap santri masuk hari apa dan sampai jam berapa setelah hari Rabu nanti kata beliau.

 

Konten Bersponsor

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar